Sabtu, 20 Maret 2021

PERBEDAAN KONTEN,BLOG,WIKIS,FOLKSONOMI,SOCIAL NETWORK

PERBEDAAN KONTEN,BLOG,WIKIS,FOLKSONOMI,SOCIAL NETWORK

KONTEN.

Saat ini dunia mulai memasuki era digital 4.0, dimana banyak orang yang berlomba lomba membuat konten. apa itu konten, menurut KBBI konten merupakan informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik. konten sendiri memiliki beragam jenis konten. konten merupakan sebuah informasi yang disimpan ke dalam media online maupun media offline contoh seperti televisi, radio, koran dan CD jika di media offline konten sangat terbatas dan taidak dapat di jangkau oleh semua orang. dan pada media online konten tersebut bisa dengan mudah disebar dan dapat dilihat siapa saja dan jangkauan konten online itu sangat luas, melalui internet. jenis-jenis konten tersebut yaitu:

1.    Teks
Merupakan konten berupa tulisan ulasan, deskripsi, kajian, analisa, berita, konten blog termasuk dalam konten tulis dan lain-lain.

2.    Gambar
Merupakan konten dimana sebuah gambar yang di editing sedemikian rupa dan akan menjadi sebuah konten yang menarik.

3.    Video
Merupakan konten yang berisi sebuah video, cenderung berdurasi beberapa menit, saat ini mulai banyak konten video semenjak adanya youtube, banyak videografer yang membuat konten mulai dari konten tentang pemblajaran, video game, vlog dan lain-lain. 

dan masi banyak konten lainya.

 

BLOG


    Blog (dari kata web log) adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini sering kali dimuat dalam urutan isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama, meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

WIKIS

    Wikis adalah situs yang bisa di edit oleh semua orang (contributors).

Wikis lebih tepat digunakan untuk mengkoleksi konten konten dari berbagai macam sumber. Wikipedia adalah contoh Wiki yang terbesar dan terpopuler di dunia maya

Wikis juga berguna untuk pembuatan aplikasi seperti, Help, pembuatan asset, definisi dan akronims, kumpulan seputar proyek.

 

FOLKSONOMIES

    Folksonomi adalah salah satu tren media sosial yang sedang dan terus naik daun dan popular sejak tahun 2004 dan patut diperhatikan di tahun 2005 sehubungan dengan meningkatnya publik maya menggunakan tag atau disebut juga sebagai tagging.

Dalam dunia fisik informasi, model pengkalisifikasian sudah lama diterapkan secara hirarki dan dalam struktur linier. Lihat saja milis atau diskusi online maupun ezine dan direktori web, mereka semua ditempatkan menurut suatu topik atau content berdasarkan kategori (tagging).

Tetapi akhirnya tagging seperti ini baru terlihat terasa fungsinya dalam trik pemasaran online setelah dipopulerkan oleh beberapa situs yang memanjakan publik lewat mekanisme tagging yang sangat mudah, misalnya Flickr (http://flickr.com), yaitu situs web yang memudahkan Anda saling berbagai foto berdasarkan tagging tertentu, atau situs web del.icio.us (http://del.icio.us/) yang mirip dengan situs web Furl (http://furl.net). Pada kesempatan ini, penulis akan membahas mengenai tren tagging ini dalam penggunaannya sebagai media advertising.

Folksonomi akan menjadi peluang menarik bagi para e-marketer karena kemudahaan prakteknya dalam membuat kategori bersama publik dengan menggunakan kata kunci (keywords) yang bebas Anda pilih.

Pada prakteknya folksonomi mengacu kepada suatu kelompok orang yang sedang bersama-sama dan secara spontan mengatur suatu content online informasi berdasarkan suatu kategori, tetapi patut diingat ini berbeda sekali dengan metode pengklasifikasian dalam dunia fisik yang menggunakan metode faceted classification.

Karena fenomena folksonomi ini khususnya dapat diterapkan untuk komunitas content maya yang tidak menganut struktur hirarki linier dalam pengklasifikasian.

Dan umumnya mereka yang menggunakan pengkategorian ini (tagging) adalah pengguna utamanya, sehingga ini akan membentuk suatu model informasi konseptual yang lebih presisi, akurat dan relevan. Hal ini dapat  Anda lihat dengan menggunakan situs website Furl.net dan menempatkannya dalam arsip online Anda, dan orang lain pun bisa memanfaatkannya untuk riset pula, bukankah pengkategorian ini lebih akurat dan relevan mengingat Anda bukan hanya pembuatnya melainkan orang lain juga yang sering menggunakan arsip online informasi tersebut dapat merasakan manfaatnya?

Nah tren ini akan semakin Anda jumpai di dunia maya, mengingat banyak situs web akan semakin mengadopsi penggunaan tags untuk menciptakan suatu struktur yang lebih berpusat pada content yang dikerjakan bersama-sama dengan publik seperti yang diingatkan oleh web Technorati pada peluncuran 1a tagging mechanism perdananya yang bisa dijenguk di (http://www.technorati.com/tag/) namun dalam konteksnya untuk dunia blogs. 


SOCIAL NETWORK   

    Social networking merupakan salah satu online platform yang popular. Social network site (SNS) merupakan web-based application dimana seseorang dapat membuat profil virtual dengan “bounded system” yang artinya tersambung dan dapat berkomunikasi dengan pengguna dalam platform bersangkutan sehingga dapat berinteraksi satu sama lain secara bebas. Beberapa contoh SNS adalah facebook, twitter, dan youtube. Aplikasi ini disertai dengan kemampuan untuk bertukar gambar, video, berkomentar dan itu dilakukan hampir real time.

 

 

Sabtu, 13 Maret 2021

PERBEDAAN WEB 1.0 2.0 3.0

 

PERBEDAAN WEB 1.0 2.0 3.0

 

Web adalah sebuah system yang menyalurkan ide-ide mengenai informasi berupa tulisan, gambar , video, suara dan multimedia lainnya yang dapat diakses keseluruh penjuru dunia dengan web browser melalui koneksi internet.

Web 1.0

Web versi 1.0 merupakan generasi pertama dari sebuah website, dimana pada generasi ini website hanya bersifat statis atau satu arah. Jadi pembuat website ini hanya memberikan informasi  dan penikmat website sebagai pembaca, tidak ada komunikasi langsung antara pembuat dan penikmat website. Jika diandaikan pada generasi web 1.0 seperti seseorang yang membaca Koran atau majalah hanya dapat membacanya tidak dapat berkomentar secara langsung. Halaman pada web 1.0 masih terkesan sederhana dan bahasa yang digunakan hanya html ,css dan javascript dasar.

Web 1.0 secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Sifat dari web 1.0 adalah read. Ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Jadi web 1.0 hanya digunakan untuk browsing atau mencari informasi tertentu. Beberapa ciri khas dari web 1.0 antara lain :

  1. Halaman statis
  2. Penggunaan framesets
  3. Online Guestbook
  4. GIF tombol

Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.

Web 2.0

web 2.0 merupakan generasi selanjutnya dari web 1.0  dimulai sejak era 2005 sampai sekarang, Ciri khas adari era ini adalah user generated content  dan jejaring social, dimana pada versi terbaru ini tidak lagi bersifat statis (satu arah) tetapi sudah bisa melakukan komunikasi dua arah. Dengan komunikasi 2 arah ini sangat membantu seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain diseluruh dunia dan membuat forum-forum untuk kepentingan tertentu. Pada web 2.0 juga sangat menarik tidak hanya berkomunikasi dua arah tetapi bisa berbagi data dan memberikan berbagai konten yang dapat diakses keseluruh dunia.User bukan hanya sebagai konsumen tetapi juga sebagai produsen informasi dalam istilah populer adalah user generated content. Sebagai contoh pada website youtube kita tidak hanya dapat melihat video streaming tetapi juga bisa membuat akun dan nge-share video streaming sebagai informasi yang diberikan oleh user.

Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web.

Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:

  • CSS (Cascading Style Sheets)
  • Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
  • Markup XHTML
  • Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
  • URL yang valid
  • Folksonomies
  • Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
  • XML Web-Service API

Web 3.0

Web 3.0 merupakan generasi selanjutnya dari web 1.0 dan web 2.0. Pada generasi ini biasanya disebut semantic web yang merupakan sekumpulan teknologi yang memberikan cara baru yang lebih efisien dalam membantu mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Jadi  pada  Semantic Web memiliki tujuan yang tidak hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah dan mendapatkan informasi secara cepat dan tepat. Contoh dari penggunaan dari semantic web adalah Knowledge graph di Google Search. Natural language  prosesing. Perintah menggunakan suara. Contohnya adalah Siri, Voice Action Android atau Voice search di Google, Location based service dan personifikasi informasi. Web tidak lagi memberikan informasi, namun solusi. Contoh layanan ini adalah Layar dan Google Now. Komputer (dan web)  yang bisa dipakai , Contoh dari produk ini adalah Google glass.

Pada generasi ini Web semakin menarik dengan adanya kemampuan visual 3D. Tanpa harus meninggalkan rumah maka kita dapat mengunjungi berbagai tempat di dunia lain secara virtual dengan kemampuan akses data dan interaksi secara realtime. Keyword bukan lagi satu-satunya cara untuk mendapatkan informasi yang dituju. Photo, audio, video akan menjadi cara lain untuk mencari informasi yang kita inginkan. Web akan dengan mudah diakses dengan berbagai cara dan alat berbeda. Intinya everywhere, anytime dapat akses web. Sementara kemudahan koneksi akan semakin berkembang, berbagai alat-alat elektronika akan mendukung upaya kemudahan koneksi internet.

Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi teknologi yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.

Ciri khas dari generasi web 3.0 dari generasi web sebelumnya :

  •  ubiquitous connectivity, memungkinkan data atau informasi diakses di berbagai media.
  •  open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free, jadi setiap orang dapat mengakses secara gratis.
  • open identity, OpenID, seluruh info dapat diakses bebas dan sebebas – bebasnya sesuai dengan izin pengguna ID
  •  the intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement-based datastores;
  • distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ) dengan kapasitas database sangat besar yang mampu menyimpan data dari seluruh dunia.
  • intelligent applications, menggunakan aplikasi yang pintar dan mempermudah dalam menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat.

Walaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online.

Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah.

Pembuatan Semantic Web dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF, OWL, dan SPARQL.

Mungkin ini beberapa referensi ciri khas dari web 3.0

  • Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
  • Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
  • Network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed computing, grid computing and
    cloud computing;
  • Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
  • Open identity, OpenID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
  • The intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement-
    based datastores;
  • Distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ).
  • Intelligent applications.

Pengaruh web science terhadap lingkungan pada ekonomi & sosial

 

Dampak pada ekonomi

 

dampak positif yang kita rasakan seperti saat ini kita sudah bisa berbelanja tanpa harus datang ke toko yang kita akan beli barang nya, saat ini sudah banyak online shop yang sudah dikembangkan, yang berawal dari onlinre shop berbasis web sampai online shop berbasis aplikasi yang sangat mudah kita gunakan. pada bidang ekonomi ini sangat signifikan dari awalnya kita harus pergi ke toko, saat ini kita hanya dengan membuka web browser dan kita tingal cari barang apa yang akan kita beli dengan mudah dan masibayak lagi selain online shop yang sudah berkembang dengan adanya web 3.0. tentusaja tidak hanya dampak positif pada suatu perkembangan pasti juga ada dampak negatif yang ditimbulkan seperti pencurian data dan penipuan online dan masi banyak yang lainya, jadi kita sebagai user yang mengunakan internet dan web harus bijak dalam mengambil keputusan agar hal-hal yang negatif tidak berdampak pada diri kita.

 

Dampak pada sosial

 

Pada lingkungan sosial sangat terlihat jelas dampak nya terutama pada pengunaan smarthphone sebelum web 3.0 handphone hanya digunakan untuk bertukar pesan dan pangilan saja, sampai saat ini seperti yang kita sebut bernama smartphone ini mulai berkembang, dengan ada nya web 3.0 saat ini pun kita masi seperti biasa mengunakan ya untuk bertukar pesan dan pangilan, tetapi sangat jauh berbeda pada saat ini untuk mengirim pesan sudah sangat mudah, karena banyak aplikasi yang kitasebut sebagai aplikasi social media yang digunakan untuk bertukar pesan mau pun pangilan. tidak hanya itu saja saat ini kita juga bisa bertatap langsung pada orang yang kita tuju pada layar smarthphone kita dan ada juga aplikasi yang digunakan untuk menunjukan mengupload keseharian kita. tentu saja tidak hanya dampak positif saat ini juga ada dampak negatif nya seperti peyalah gunaan aplikasi social oleh orang-oranng yang tidak bertangung jawab jadi kita harus berhati-hati, dalam mengunakan aplikasi social atau pun web dan yang lainya yang berkaitan tentang hidup kita kita harus bisa menjaga sebuah privasi terhadap kehidupan kita.

 

Sumber

 

https://harusbermanfaat.blogspot.com

https://222monicayoshe.blogspot.com

https://kelompoklim5mpb.wordpress.com/2015/01/29/perbedaan-web-0-1-web-0-2-web-0-3/